Memiliki keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), Bawaslu Kota Cimahi terus melaksanakan sosialisasi ke berbagai segmen. Hal tersebut dilakukan selain untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat juga untuk memperbanyak pengawas partisipatif.
Ketua Bawaslu Kota Cimahi, Fathir Rizkia Latif mengatakan, pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif terhadap peran gerakan Pramuka se-Kota Cimahi bukan kali pertama dilakukan Bawaslu sehingga, diharapkan peran Pramuka bisa ikut menyukseskan Pilkada Serentak 2024.
“Relasi Bawaslu dengan Pramuka sudah berjalan sejak tahun 2018 karena sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia yang memiliki kader-kader muda,” kata Fathir disela kegiatan di Gumilang Hotel, Lembang, Rabu, (25/9) malam.
Dengan melibatkan gerakan Pramuka, dia mengharapkan, bisa melanjutkan kerjasama dalam Pilkada Serentak 2024 ini.
“Kita berharap teman-teman Pramuka bisa berkontribusi baik itu lewat kecakapan sebagai anggota Pramuka maupun kecakapan sebagai kelompok milenial,” ungkapnya.
Terkait penghitungan suara yang menggunakan beberapa metode yang berkaitan dengan digitalisasi, dia menyampaikan, Bawaslu Kota Cimahi sedang membangun dengan gerakan Pramuka Kota Cimahi.
“Khususnya yang muda supaya mau berkontribusi mengawasi proses tahapan Pilkada Cimahi,” ujarnya.
Dipaparkan Fathir, dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif terdapat 100 peserta gerakan Pramuka se-Kota Cimahi yang diharapkan bisa membantu Bawaslu sebagai pengawas partisipatif sebab, antara Bawaslu dan Pramuka sudah ada MoU sejak lama yakni, sejak tahun 2018.
“Ini dalam rangka melanjutkan yang baik,” ucapnya.
Terkait upaya Bawaslu melibatkan semua elemen masyarakat, dia mengakui, pihaknya terus berupaya menggapai semua elemen masyarakat. Dalam Pilkada Serentak Tahun 2024 ini, pihaknya sudah mengupayakan kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk Pramuka untuk bekerjasama.
“Termasuk saat telnis pengawasan saat pelaksanaan pemungutan suara di TPS nanti,” pungkasnya.
https://www.rmoljabar.id/bawaslu-kota-cimahi-harap-kecakapan-gerakan-pramuka-sebagai-pengawas-partisipatif